FILOSOFI PANCASILA DI ERA DIGITAL

FILOSOFI PANCASILA DI ERA DIGITAL




A. PANCASILA

Pancasila berasal dari bahasa sanskerta. Kata Pancasila terdiri dari dua kata asal yaitu panca dan sila. Panca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas. Jadi kata Pancasila diartikan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pancasila merupakan sebuah ideologi bagi bangsa Indonesia sebab Pancasila merupakan suatu kepercayaan yang dianggap satu-satunya ideologi yang paling tepat dalam menjalan sistem kenegaraan republik Indonesia. Pancasila merupakan science of ideas dari founding father kita seperti Ir. Soekarno, Soepomi, M. Yamin, dan KH. Bagus Hadikusumo dan tokoh-tokoh nasional yang terlibat dalam penyusunan Ideologi Pancasila tanpa terkecuali. (Nurul Fadilah,2019:69)

Pancasila adalah lima dasar negara yang disepakati seluruh bangsa Indonesia yang berisikan :

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

3. Persatuan Indonesia

4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan / Perwakilan

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Lima sila tersebut adalah dasar dan ideologi Bangsa Indonesia yang merupakan hasil kesepakatan seluruh bangsa Indonesia melalui founding father Bangsa Indonesia ketika negara Indonesia didirikan dan hingga saat ini Bangsa Indonesia masih berpegang teguh kepada Pancasila.

 

B. ERA DIGITAL

Perkembangan teknologi ke arah serba digital saat ini semakin pesat. Pada era digital  seperti ini, manusia secara umum memiliki gaya hidup baru yang tidak bisa dilepaskan dari perangkat yang serba elektronik. Teknologi menjadi alat yang mampu membantu sebagian besar kebutuhan  manusia. Teknologi telah dapat digunakan oleh manusia untuk mempermudah melakukan apapun tugas dan pekerjaan. Peran penting teknologi inilah yang membawa peradaban manusia memasuki era digital.(Wawan Setiawan, 2017)

Perkembangan era digital tidak terlepas dari perkembangan jaringan internet yang berorientasi pada perkembangan teknologi komputer. Semakin canggih teknologi digital masa kini semakin banyak juga perubahan yang terjadi pada lingkup kehidupan manusia dan sekitarnya.

Salah satu dampak dari perkembangan era digital adalah mudahnya setiap orang untuk mengakses berbagai informasi. Manusia dapat dengan mudahnya berselancar di internet untuk memperoleh berbagai data yang mereka inginkan. Bahkan pada masa kini berita – berita yang biasanya diperoleh dari koran, sekarang sudah bisa diakses dimanapun dan kapanpun dalam satu genggaman.

Dengan semakin mudahnya akses informasi di era serba digital ini juga menimbulkan dampak negative yang dapat dianggap sebagai ancaman. Di era digital ini setiap orang hampir tidak memiliki privasi di dunia maya. Orang lain dapat dengan mudahnya memperoleh informasi mengenai seseorang dengan berandalkan pada teknologi komputer dan internet. Dan hal ini tidak menutup kemungkinan pada pelaku tindak kejahatan kriminal dunia maya.

Era digital bukan persoalan siap atau tidak dan bukan pula suatu opsi namun sudah merupakan suatu konsekuensi. Teknologi akan terus bergerak ibarat arus laut yang terus berjalan ditengah-tengah kehidupan manusia. Maka tidak ada pilihan lain selain menguasai dan mengendalikan teknologi dengan baik dan benar agar memberi manfaat yang sebesarbesarnya. (Wawan Setiawan, 2017)

 

C. PANCASILA DI ERA DIGITAL

Pancasila merupakan landasan dan acuan bagi seluruh Bangsa Indonesia dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman. Salah satunya adalah perkembangan di era digital yang merupakan dampak dari globalisasi. Untuk itu Pancasila memiliki peran dalam menuntun moral Bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menghadapai segala bentuk tantangan dan ancaman yang masuk ke Indonesia. Ini dikarenakan Pancasila adalah ideology yang terbuka untuk seluruh perkembangan zaman.

Pancasila sebagai ideologi dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Ia berperan dan berfungsi sebagai dasar dan sekaligus tujuan dari berbagai bidang kehidupan yang terus berkembang itu seirama dengan perkembangan aspek masyarakat dan perubahan zaman dari masa ke masa. Ada hubungan timbal balik atau interaksi antara dinamika kehidupan dengan Pancasila dan ideologi. Interaksi tersebut akan bersifat positif atau saling menguntungkan bilamana ia bersifat saling merangsang. Pancasila merangsang dan sekaligus menjiwai dinamika kehidupan itu sedangkan pada waktu yang sama dinamika kehidupan itu merangsang dinamika internal yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi terbuka untuk mengembangkan jati dirinya. Maka dari itu, Pancasila harus juga diaktualisasikan dalam berbagai bidang kehidupan. (Nurul Fadilah,2019:70)

Revolusi digital yang semakin hari semakin berkembang menghasilkan dua hal yaitu peluang dan ancaman. Dimana jika dimanfaatkan sebaik mungkin akan memberikan peluang dalam memberikan kesejahteraan dalam kehidupan manusia. Namun dibalik itu semua hal ini dapat menjadi ancaman yang sangat merugikan.

Digitalisasi juga dapat dikatakan telah merubah mindset setiap orang. Seperti yang kita lihat sekarang ini setiap orang bahkan anak dibawah umur telah memiliki gadget dan asik dengan dunianya sendiri. Seakan semua kebutuhan hidupnya berada pada satu alat.

Di era digital sekarang ini peran Pancasila sangat penting untuk menjaga eksistensi kepribadian Bangsa Indonesia. Melalui perkembangan teknologi, semua bidang kehidupan kini kental akan budaya digital yang menyebabkan semakin tinggi nya dampak dari globalisasi yang salah satunya adalah batasan-batasan antarnegara, antarbangsa, dan antarkelas yang kini seakan tidak terlihat. Dengan tidak adanya batasan-batasan tersebut, berbagai kebudayaan asing dapat dengan mudahnya masuk ke Indonesia.

Perkembangan digital dan teknologi dapat memberikan dampak dalam dua sisi yang berbeda yaitu positif dan negatif. Dengan demikian, pentingnya bagi Bangsa Indonesia untuk dapat melakukan filter terhadap setiap perkembangan yang ada. Jika kita dapat memfilternya dengan baik maka berbagai hal yang kita peroleh dari perkembangan era digital akan menjadi wawasan dan bantuan untuk kita dalam menyelesaikan masalah diberbagai bidang kehidupan. Namun jika sebaliknya maka perkembangan digital ini akan merusak moral dan eksistensi kebudayaan Indonesia.

Oleh sebab itu, perlunya peran Bangsa Indonesia terutama generasi muda sebagai pilar bangsa untuk memperkuat arti Pancasila bagi Bangsa Indonesia dalam menghadapi setiap perkembangan zaman. Dengan berlandaskan Pancasila diharapkan setiap perkembangan di era digital sekarang ini memberikan manfaat yang lebih banyak bagi seluruh Bangsa Indonesia dan tidak merusak moral serta eksistensi kebudayaan Indonesia.


Komentar

Posting Komentar